Tadinya sih gak kepengen nulis ini, abisnya malu wong udah tua kok masih nulis ulang tahun – ulang tahunan π Tapi berhubung lagi gak punya ide dan bahan lain yaudah deh ya tulis aja sedikit.
Menjamurnya Guest House di Malang

sumber foto dari sini
Seiring dengan semakin berkembang dan populernya dunia pariwisata di Indonesia, kota-kota tujuan wisata seperti Bandung, Jogja dan Malang selalu kebanjiran wisatawan setiap akhir pekan. Maka tidak heran, selain mulai menjamurnya coffeshop-coffeshop lucu di Malang seperti Madam Wang Secret Garden dan Presley, saat ini Malang juga semakin marak dengan hadirnya beberapa guest house baru yang tersebar di berbagai wilayah.
Waktu mudik ke Malang bulan lalu, saya sempet lihat juga beberapa guesthouse baru yang keren dan lokasinya dekat dengan rumah orang tua saya. Memilih menginap di hotel atau di guesthouse memang tergantung preferensi dan budget masing-masing. Beberapa orang berpendapat bahwa nginep di guest house itu lebih enak karena terkesan lebih homey, udah gitu tarifnya lebih murah daripada hotel. Tapi karena saya liat beberapa guest house terutama di Indonesia itu rata-rata bangunan kuno, tua dan serem, saya yang penakut ini tentunya memilih tinggal di hotel budget aja daripada gak bisa tidur π
Berani Career Break ?
When youβre 80 which will you remember? Another 3 month spent in office, or the 3 months when you experienced something new?
β unknown β

sumber gambar dari sini
Memasuki hari ke 14 di bulan Januari dan kerjaan mulai bikin mabok Yah namanya juga corporate slave, tiap awal tahun pasti dicekokin target yang lumayan bikin kepala pening. Tahun 2015 ini adalah tahun ke 7 saya mencari sesuap nasi di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang energi. Entah setia, stuck, terlalu nyaman, atau takut gak bisa dapet pekerjaan yang lebih baik lagi π Jujur saya adalah orang yang gak berani mengambil risiko, kalo di istilah ekonomi/investasi bisa disebut risk averse. Tujuh tahun berada di satu divisi yang mengurusi itu-itu aja tentunya sangat bikin saya bosen dan demotivasi. Berangkat ke kantor tiap hari rasanya udah kayak robot, gak ada semangat, kerjaan juga dikerjakan sesuai kemampuan dan sesuai instruksi atasan tanpa adanya ide-ide baru untuk didiskusikan. Iklim kantor yang gak kondusif, career path yang gak jelas, organisasi dan jobdesc yang acak adut sukses bikin saya jadi makin males ngantor. Belom lagi tuntutan bertahan hidup di ibukota yang bikin warga pinggiran kayak saya ini harus ngerasain tua di jalan. Berangkat ngantor subuh-subuh, pulang ke rumah udah hampir isya, lelah cyin. Bahkan weekend getaway dengan traveling ala backpacker yang saya sering lakukan pun gak membantu sama sekali. Yang ada malah saya makin semangat menyusun trip-trip selanjutnya, bukannya semangat kerja π
Poblano Mexican Grill
I dont wanna TACO ’bout it!
– Unknown –
Belakangan ini kayaknya lagi ngehits gitu ya makanan meksiko. Mulai dari resto meksiko warna-warni dan lucu yang ada di Bali, food truck khusus taco, dan beberapa resto baru di Ibukota yang menyediakan makanan meksiko. Saya pertama tau Poblano ini dari si Meidi yang menginfokan kalo ada contest spam like di Instagram-nya Poblano dalam rangka opening resto-nya. 1000 orang yang beruntung akan dapet voucher makan gratis. Iseng-iseng saya ikutan, dan alhamdulillah termasuk 1000 orang tersebut. Sayangnya sampai batas waktu yang ditentukan, saya gak sempet menukarkan voucher tersebut dan harus mengikhlaskannya demi deadline akhir tahun π₯ Tapi berhubung udah penasaran sama foto-foto yang ada di instagram-nya Poblano yang tempting banget, dan emang pengen nyobain makanan meksiko akhirnya minggu lalu saya berkunjung kesana bareng seorang teman.
Taman Mini ala Turki
If one had but a single glance to give the world, one should gaze on Istanbul
– Alphonse de Lamartine –
Ke Turkinya kapan, nulis postingannya kapan π Ya maklumin shay namanya juga masih berstatus anak kantoran bergaji pas-pasan yang sering dimarahin atasan *kok malah curhat dit*
Kalo Indonesia punya Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang berisi anjungan-anjungan daerah yang menggambarkan seluruh wilayah yang ada di Indonesia, Turki juga punya Taman Mini Turki Indah sejenis yang bernama Miniaturk yang berisi kurang lebih 114 miniatur bangunan bersejarah di area seluas 60.000 m2 dan resmi dibuka pada tahun 2003.



