Author Archives: Dita

Serba Minion di Despicable Me Breakout Party

despicable-me-uss

Bagi saya theme park itu layaknya surga instan, entah gimana ceritanya pokoknya kalo lagi sedih trus maen ke theme park itu rasanya bisa langsung bahagia. Ngeliat bianglala tinggi muter-muter, dengerin gemuruh suara roller coaster, dan musik-musik ala taman hiburan itu rasanya hati langsung riang bukan kepalang. Gak heran kalo saya punya Annual Pass salah satu theme park di Jakarta, dan beberapa kartu member tempat bermain yang ada di pusat-pusat perbelanjaan, karena mau berkali-kali berkunjung ke tempat bermain atau theme park, saya gak akan pernah bosen.

Continue reading

Advertisements

Praha, Kota Tua bak Negeri Dongeng

prague-charles-bridge

Waktu kecil saya suka sekali membaca cerita negeri dongen yang ada di majalah Bobo. Cerita kenakalan Oki, Nirmala dan tongkat ajaibnya, resep masakan Pak Dobleh, juga kejahilan Pipiyot. Mereka tinggal di sebuah negeri dongeng yang indah dengan kastil yang megah. Ketika menginjakkan kaki di Kota Praha, saya seolah hidup dalam cerita negeri dongeng tersebut. Bangunan-bangunan megah bergaya gothic, romanesque, baroque, dan neo klasik mewarnai setiap sudut kota. Pemandangan Kastil megah di seberang sungai yang dihubungkan oleh jembatan batu tua ekstotis yang biasamya hanya kita lihat dalam adegan film atau buku cerita, di sini bisa kita nikmati secara nyata. Ngomong-ngomong mana tongkat wasiat saya? *rogoh-rogoh kantong celana* *berasa Nirmala*

Continue reading

Liburan dengan Travel Agent? Yay or Nay?

memakai-baju-hanbok

Jalan-jalan ke Korea apalagi ikutan trip-nya Travel Agent, jujur gak pernah ada dalam rencana, paling gak dalam waktu dekat ini. Selain gak pernah tertarik sama oppa-oppa, K-pop, K-food dan K-drama, saya juga lebih suka backpacking kalo jalan-jalan ke luar negeri. Seni bikin itinerary, browsing-browsing, dan kesasar itu jadi salah satu bagian jalan-jalan yang berkesan kalo lagi backpacking. Tapi berhubung tahun ini memang sudah niat ngajakin mama jalan-jalan, akhirnya saya mau gak mau harus mengalahkan prinsip dan ego. Karena rasanya gak memungkinkan ngajakin mama yang usianya udah 60 tahun untuk backpacking-an. Meskipun kalo diliat dari penampilan fisiknya mama masih awet muda, enerjik dan sehat, tapi saya gak setega itu dan gak seberani itu ambil resiko kalo ada apa-apa pas perjalanan nanti. Apalagi belakangan ini porsi kerjaan lagi agak menggila, saya gak punya banyak waktu buat bikin itinerary dan nyiapin semua keperluan secara matang. Continue reading

Tersesat di Ipoh

tersesat

apa jadinya kalo dua perempuan impulsif ketemu?

Untungnya sih impulsifnya “cuma” impulsif dalam hal jalan-jalan doank. Karena pada dasarnya kami memang gak terlalu doyan belanja hal-hal yang bersifat kebendaan. Ingatlah wahai saudara, bahwa semua benda itu fana *halah*. Oke, jadi dua perempuan impulsif itu saya dan Safitri, yang siang itu ga ada angin ga ada ujan tau-tau issued tiket Jkt-KL PP, dan tiket kereta KL – Ipoh PP. Duh kayaknya emang harus sering-sering ketemu Safi deh, mana tau besok-besok lagi mendadak impulsif beli tiket ke Rusia atau Peru gitu 😀 *dicekek mas bebeb*

Continue reading

Liburan Akhir Pekan di Holiday Inn Bandung Pasteur

holiday-inn-bandung-pasteur

Kerjaan belakangan ini lagi gila-gilaan banget, belum lagi ditambah jadwal dinas luar kota yang sebulan bisa empat kali. Yah benernya sih seneng aja bisa sering jalan-jalan sambil kerja, namanya juga traveler. Tapi lama-lama Hayati kok encok juga ya 😦 *ini apa sih dateng-dateng langsung curhat* *monmaap loh ya* 😀

Kalo weekdays sudah diisi dengan dinas ke luar kota gitu pengennya sih sabtu-minggu istirahat aja leyeh-leyeh seharian di kos. Tapi ternyata badan malah jadi sakit semua, berhubung sendirian dan mati gaya di dalam ruangan berukuran 3 x 4 meter. Akhirnya saya harus memilih antara menghabiskan waktu dan uang di pusat perbelanjaan, atau staycation sambil jalan-jalan dengan itinerary yang santai. Pilih mana?

Continue reading