Category Archives: Jalan-Jalan

Mengintip Proses Pembuatan Manisan Carica, Oleh-Oleh Khas Dieng

1418893846247

Kalo bukan karena diajakin @VisitJawaTengah untuk ikutan #FamTripJateng, manalah mungkin saya yang cuma remah-remah rempeyek ini bisa berkunjung ke Yuasa Food Indonesia, salah satu UKM produsen manisan carica dan melihat langsung proses pengolahan buah carica menjadi manisan carica yang saat ini sudah populer sebagai oleh-oleh khas Dieng.

Continue reading

Males Mandi Survival Guide

1423121786077_1

Memiliki blog dengan judul males mandi, tapi belum pernah memberikan tips-tips males mandi yang aman, nyaman dan bersahaja rasanya memang kurang lengkap. Apalagi banyak yang gak percaya kalo saya ini males mandi beneran, meskipun yang percaya juga lebih banyak lagi sih *disiram* ๐Ÿ˜› Oleh karena itu di musim hujan yang dingin-dingin empuk dan bikin males mandi ini saya ingin berbagi tips bagaimana caranya tetep wangi, enerjik dan ceria senantiasa meskipun enggak mandi. Ini juga bisa diterapkan saat lagi traveling, dimana kondisi tidak memungkinkan kita untuk mandi, atau benernya bisa sih mandi tapi gaktau kenapa males aja gitu *podho wae, Dit* *kemudian didorong ke sumur*.

Continue reading

Gua Jomblang : Journey to The Center of The Earth

DSC_0320_1

Caving ke Gua Jomblang adalah bucket list dari beberapa tahun yang lalu, tapi karena satu dan lain hal seperti budget yang terbatas, waktu yang belum pas, dan ga ada temen yang mau diajakin, akhirnya Tuhan baru mentakdirkan saya caving di gua Jomblang bertepatan pada ulang tahun saya yang ke tujuhbelas kemarin ๐Ÿ˜› *robek2 KTP*. Bersama 5 orang teman, salah satunya Aqied, kami menempuh 90 menit perjalanan dari pusat kota Jogjakarta menuju Gua Jomblang yang terletak di Desa Jetis, Kecamatan Semanu, Wonosari, Gunungkidul.

Continue reading

Berani Career Break ?

When youโ€™re 80 which will you remember? Another 3 month spent in office, or the 3 months when you experienced something new?

โ€“ unknown โ€“

ttridecouk

sumber gambar dari sini

Memasuki hari ke 14 di bulan Januari dan kerjaan mulai bikin mabok :mrgreen: Yah namanya juga corporate slave, tiap awal tahun pasti dicekokin target yang lumayan bikin kepala pening. Tahun 2015 ini adalah tahun ke 7 saya mencari sesuap nasi di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang energi. Entah setia, stuck, terlalu nyaman, atau takut gak bisa dapet pekerjaan yang lebih baik lagi ๐Ÿ˜› Jujur saya adalah orang yang gak berani mengambil risiko, kalo di istilah ekonomi/investasi bisa disebut risk averse. Tujuh tahun berada di satu divisi yang mengurusi itu-itu aja tentunya sangat bikin saya bosen dan demotivasi. Berangkat ke kantor tiap hari rasanya udah kayak robot, gak ada semangat, kerjaan juga dikerjakan sesuai kemampuan dan sesuai instruksi atasan tanpa adanya ide-ide baru untuk didiskusikan. Iklim kantor yang gak kondusif, career path yang gak jelas, organisasi dan jobdesc yang acak adut sukses bikin saya jadi makin males ngantor. Belom lagi tuntutan bertahan hidup di ibukota yang bikin warga pinggiran kayak saya ini harus ngerasain tua di jalan. Berangkat ngantor subuh-subuh, pulang ke rumah udah hampir isya, lelah cyin. Bahkan weekend getaway dengan traveling ala backpacker yang saya sering lakukan pun gak membantu sama sekali. Yang ada malah saya makin semangat menyusun trip-trip selanjutnya, bukannya semangat kerja ๐Ÿ˜€

Continue reading