
Waktu ke Jogja beberapa minggu yang lalu, sebenarnya ada banyak kegiatan yang saya dan mas bebeb rencanakan. Yang nyobain makan ke anu lah, naik gunung itu lah, ke kebun ini lah, ketemu si inu lah, dan lain-lain. Tapi yang namanya rencana tinggal rencana kalo ternyata kondisi badan gak mendukung buat kemana-mana. Mungkin memang kami aja sih yang manja, 10 jam duduk tegak lurus di kereta Ekonomi jurusan Jakarta – Jogja, ternyata cukup bikin lelah jiwa raga yang memang sudah renta ini. Alhasil selama berada di kota gudeg, kami lebih banyak menghabiskan waktu di sebuah butik hotel unik dengan seribu jendela bernama hotel Adhisthana.




