Sebagai preman penghuni kawasan Jakarta Pusat, saya sudah tidak asing lagi dengan restaurant yang ternyata tahun ini sudah memasuki tahun ke-22nya. Sudah banyak momen-momen penting yang pernah saya rayakan di sini. Baik itu sekedar ngegosip saat makan siang, ulang tahun temen, traktiran karena temen yang baru jadian, bahkan palakan karena kalah taruhan bola. Selain karena lokasinya yang deket banget sama kantor saya, suasananya yang nyaman, serta menu makanan dan minuman yang sangat variatif. Tidak heran jika setiap harinya resto ini selalu ramai pengunjung. Di hari biasa pengunjung kebanyakan adalah pekerja yang berkantor di sekitar kawasan Juanda, sedangkan pada hari libur resto ini ramai dikunjungi oleh keluarga.
Tag Archives: Jakarta
Makan Siang di Waha Kitchen
Siang itu, seorang teman ngajakin saya makan siang ke luar kantor dengan tujuan pengen cari suasana baru dan sekalian cari tempat yang nyaman buat ngegosip. Bosen juga sih memang kalo tiap hari makan siang di kantin kantor, ketemunya sama mamang gado – gado yang itu, abang tukang sate yang sono, dan orang – orangnya yang “lu lagi – lu lagi” Β Berhubung udah lama penasaran sama Waha Kitchen yang ada di Hotel Kosenda, dan setelah baca-baca beberapa review yang katanya tempatnya enak, plus menu makanannya yang Asian Food, akhirnya kami langsung meluncur dari kantor menuju kawasan Thamrin untuk makan siang di Waha Kitchen.
Watt Coffee, Kwitang
Apa yang tebayang di kepalamu ketika mendengar kata “Kwitang” ? Beberapa (anak lama) mungkin menjawab tempat Rangga dan Cinta ngedate pertama kali dan hunting buku-buku klasik π Dulu, Kwitang memang terkenal dengan kios-kios bukunya yang merupakan tempat favorit para pemburu buku. Namun sejak tahun 2008 kios-kios tersebut digusur dan dipindahkan ke pasar Senen lantai 4, Thamrin City, bahkan ada juga beberapa kios yang pindah ke Blok M. Alasan digusurnya kios-kios penjual buku-buku klasik yang sudah berdiri sejak tahun 60-an tersebut, adalah karena keberadaannya dinilai sebagai penyebab kemacetan jalanan sekitar. Beruntung saya masih bisa merasakan serunya hunting buku-buku klasik di sana, meskipun hanya sebentar karena saya baru tinggal di Kwitang pada pertengahan tahun 2007. Kalo diitung-itung dari tahun 2007 ke 2015 itu berarti udah sewindu saya tinggal di Kwitang π *geret Tulus buat nyanyi bareng*.
Office Run Clinic with @PocariID
Ternyata udah lama gak nulis tentang lelarian ya, padahal dibuatnya kategori “Lari-Lari” di blog ini bertujuan supaya si empunya blog tetep rajin olahraga π Memang cuaca hujan begini daripada lari becek-becekan enakan kelonan tidur ya sist. Apalagi kasur, bantal dan guling berubah jadi berkali-kali lipat lebih posesif setiap harinya. Tapi semales-malesnya, saya tetep usahakan rutin lari minimal seminggu 2 kali, kalo gak bisa lari di luar ya di treadmill aja. Demi menjaga baju dan celana gak kesempitan meskipun makan dan jajan membabi buta π
Kunjungan Perdana ke Pasar Santa
Hipsteria pasar santa yang menjelma menjadi tempat nongkrong kekinian anak muda sebenarnya sudah cukup lama memanggil – manggil saya untuk berkunjung kesana. Namun karena tempat tinggal yang cukup jauh, akses transportasi yang rumit dari planet Bekasi, dan belum ada partner sehati yang mau diajak kesana, akhirnya kunjungan ke pasar Santa baru bisa terlaksana di minggu pertama bulan Februari.





