Menerjang Karawang Demi Pepes Walahar

pepes-walahar-karawang

Saya orang Jawa Timur, tapi suka juga dengan makanan Jawa Barat yang didominasi sayur-mayur mentah dan olahan makanan yang direbus, dikukus atau dipepes. Selain rasanya yang lezat, olahan makanan jenis ini tentunya lebih sehat karena proses memasaknya tidak merusak gizi yang ada di dalam makanan. Dan yang paling penting sih kalo makan banyak bikin gak terlalu merasa bersalah, meskipun ujung-ujungnya juga tetep gendut karena gak sadar udah ngabisin nasi sebakul :/

pepes-walahar-karawang

pepes-walahar-karawang

Pepes adalah salah satu makanan khas Jawa Barat yang pengolahannya dengan cara dibumbui terlebih dahulu, lalu dibungkus dengan daun pisang, kemudin dibakar di atas kompor atau bara api dari arang sampai matang. Salah satu rumah makan legendaris yang terkenal dengan aneka menu pepes dan makanan khas Jawa Barat lainnya adalah Rumah Makan Pepes Jambal Walahar Bp H Dirja yang berlokasi di daerah Karawang. 

Pukul 9 pagi kami sudah nangkring manja di rumah makan yang memiliki 2 area tempat makan yaitu outdoor dengan gaya lesehan, dan indoor dengan tempat duduk biasa. Berhubung yang pergi adalah manusia-manusia jompo yang mudah lelah duduk lesehan, juga males copot sepatu, kami memilih makan di area indoor 😀

pepes-walahar-karawang

pepes jambal (IDR 8K)

pepes-walahar

pepes ayam (IDR 14K)

pepes-walahar-karawang

pepes peda (IDR 8K)

Sistem penyajian makanan di sini seperti di restoran Padang, dimana semua pepes akan dihidangkan di meja dan kita tinggal memilih pepes mana yang akan diganyang. Sayangnya karena kami datang kepagian, pepes yang disediakan belum lengkap. Baru ada pepes jambal, pepes peda, pepes ayam, dan pepes ati ampela. Padahal selain pepes-pepes itu ada juga pepes tahu, pepes teri, pepes oncom, dan pepes jamur yang katanya paling enak.

pepes-walahar-karawang

tempe tahu (IDR 5K)

pepes-walahar-karawang

udang goreng (IDR 17K)

Selain menu aneka pepes, ada juga menu lainnya seperti ayam goreng/bakar, ikan goreng/bakar, udang goreng, ikan balita goreng, tempe-tahu, dan yang pasti lalapan serta sayur asem. Buat saya sih yang favorit adalah pepes jambal-nya, karena selain dagingnya yang empuk dan bumbunya juga pas banget. Selama ini kita kenal jambal sebagai ikan asin yang dikeringkan, jadi makan pepes jambal ini terasa beda banget.

Kalo menurut Wahyu, yang paling enak di sini adalah pepes ayamnya karena daging ayamnya lembut banget dan bener-bener lepas dari tulangnya alias merothol. Kalo bumbunya sih kurang lebih sama dengan pepes jambal. Bagi penggemar pedas, disediakan juga sambal terasi di setiap meja. Sambel terasinya juga enak, bikin pengen nambah nasi. Tapi tetep sih saya masih penasaran sama pepes jamurnya 😦

bendungan-walahar

bendungan-walahar-karawang

Rumah makan ini terletak di dekat bendungan walahar, Karawang. Dari Jakarta jaraknya bisa dibilang sekitar 60-70 km. Untuk menuju ke sini dari Tol Cikampek (arah Jakarta menuju Bandung), ambil pintu keluar di pintu tol Karawang Timur atau Karawang industri. Jangan kaget, lingkungan sekitar sini memang banyak truk-truk dan angkutan bermuatan besar. Kemudian ambil arah menuju Bendungan Walahar. Jika sudah menemukan bangunan jembatan berwarna kuning hijau, berarti sudah dekat.

bendungan-walahar

Jembatan bendungan walahar ini cukup sempit, hanya cukup dilewati satu mobil, padahal jembatannya dua arah dan banyak juga motor-motor berseliweran. Tapi tenang aja, ada pak polisi cepek yang siap mengaturkan pergantian mobil yang lewat. Untungnya sih kemarin disupirin sama kak Cumi, jadi tinggal duduk di belakang sambil ngemil biskuit, eh tiba-tiba udah sampe deh 😀 *dijitak kak cumi*

bendungan-walahar

pepes-walahar-karawang

Selain bisa wisata kuliner aneka pepes, Bendungan Walahar yang dibangun pada tahun 1918 dan selesai tahun 1925 ini juga merupakan obyek yang menarik buat foto-foto atau bahkan memancing.

Advertisements

104 thoughts on “Menerjang Karawang Demi Pepes Walahar

  1. nyapurnama

    JAdi pepes jambalnya ini dari ikan jambal fresh gitu Mbak Dita? kirain pepes ikan asin jambal roti….. *eh bener kan ga salah baca?*
    jadi penasaran karena belum pernah makan jambal fresh… *penasaran mulu ni…*

    Like

    Reply
  2. Gara

    Tuh kan bangunan kolonial… yang di atas bendungannya itu bangunan kantor pengawasnya ya, Mbak? Keren ya, di sini saya baru lihat kalau struktur jalan bisa nyelip di atas bendungan begitu, sejauh ini saya baru baca di Jembatan Sakalibels sih yang seperti ini, tapi masih susah membayangkannya, terima kasih ya buat informasi fotonya :hehe.
    Ajak-ajaklah kalau mau balik ke sana, Mbak :hihi *tebar janji-janji kampanye*.

    Like

    Reply
  3. Maya

    *glek* ini emang enak banget Dit, favorit ku. Apakah akuyang orang Karawang sering makan disini? Engga malahan hahaha ya abis jauuuh cyiin dari rumah. Udah gitu banyak motor bikin bokap males kalo di ajak makan kesana. Tapi tiap aku ngajak tamu, entah temen dari luar kota, atau rekan kerja, pepes Walahar Haji Dirja ini gak pernah gagal bikin mereka terkagum kagum, bos kantor lama malah jadi langganan tetap :lol:. Emang enak banget sih soalnya, favorit si pepes ayam sama pepes jamur yang endeus banget nget nget, ga cukup nasi sepiring deh 🙂

    Like

    Reply
      1. Maya

        Hahaha boleeh. Gilee niat banget jauh2 ke karawng demi pepes ya. Tapi emang enak sih pepes Haji Dirja itu.
        Pepes jamurnya emang musiman Dit. Kalo pas lagi ga ada jamurnya ya ga mepes merekanya. Cobain baby fish nya deh, enaaak juga

        Like

    1. Dita Post author

      ikan balita itu ikan mas yang kecil2 mba, di Jabar banyak emang. kalo sate batibul bukannya daging kambing yo mba? ehh gak ngerti sihh, belum pernah makan 😀

      Liked by 1 person

      Reply
  4. mysukmana

    pepes kuwi panganan senenganku mbak, enak meneh pepesbandeng ning daerah pantura kendal semarang, dipantai bandengan..wah kuwi enak beud…apalagi makannya pake nasi anget kayak kak dita …hasyeekk tenan pokoke 😀 #biarCumiRoaming

    Like

    Reply
    1. Dita Post author

      hahaha kak Cumi kan wong Gresik mas, ngerti lah dekne…cuma nggaya aja dia sihh, mentang2 udah jadi artis ibukota 😀
      btw aku belom pernah makan pepes bandeng, kayaknya harus coba nih

      Like

      Reply
  5. Fahmi Anhar

    PEPES HATIKU KAK!! PEPESIIIN !!

    salah banget ini buka postingan pepes ginian pas jam makan siang abis sholat jumat. mana nungguin si mas OB lama banget gak balik-balik kantor. beli makannya di Zimbabwe apa dia…?!

    *malah ngomelin OB di postingan orang*

    Like

    Reply
  6. Pingback: Menerjang Karawang Demi Pepes Walahar

  7. rumahulin

    Wah, asik juga nih bisa wisata kuliner sekaligus wisata alam di karawang. Kebetulan rumah saudara saya di Bekasi, jadi lebih deket deh dari pada dari jakarta klo ke tempat pepes walahar.
    makasih Kak infonya 🙂

    Like

    Reply

Di-read doank itu gak enak, kasih comment donks :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s