Beberapa Fakta Tentang Taman Wisata Alam Angke Kapuk

taman-wisata-alam-angke-kapuk

Benernya udah lama banget saya pengen berkunjung ke Taman Wisata Alam Mangrove yang udah tersohor di sosmed ini, tapi berhubung lokasinya yang memang lumayan jauh apalagi dari tempat tinggal saya di planet Bekasi, akhirnya baru bulan lalu saya kesampaian jalan-jalan ke sini. Dan setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang, berliku, sempet nyasar-nyasar pulak, saya menemukan beberapa fakta tentang tempat ini.

Di kawasan daerah Muara Angke – PIK terdapat 3 lokasi Hutan Mangrove yang berbeda yaitu :

  • Suaka Margasatwa Muara Angke, lokasinya berada di seberang Kompleks Ruko Mediterania PIK, dikelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DKI. Tidak dibuka untuk umum, kalau mau masuk kesana harus minta izin ke kantor yang beralamat di Jl Salemba Raya no 9 Jakarta Pusat.
  • Hutan Mangrove Jakarta, berlokasi di Jalan Pantai Indah Utara I, Jakarta Utara. Dikelola oleh provinsi DKI Jakarta, untuk masuk kesini tidak ada biaya hanya membayar biaya parkir kendaraan. Tempatnya memang agak kotor dan sempit.
  • Taman Wisata Alam Angke Kapuk, iniiihh dia hutan mangrove yang lagi populer di sosmed karena banyak spot foto yang bagus-bagus. Tempatnya memang kece dan cocok untuk berwisata bersama teman atau keluarga. Karena selain foto-foto kita juga bisa mempelajari tentang konservasi mangrove.

taman-wisata-alam-angke-kapuk

hutan-mangrove-pik

mangrove-jakarta

Tiket Masuk ke lokasi Taman Wisata Alam Mangrove dan tarif aktivitasnya

  • Tiket masuk turis lokal: Rp 25.000/orang
  • Tiket masuk turis asing: Rp 125.000/orang
  • Paket menanam mangrove: Rp 150.000/orang
  • Paket menanam mangrove dengan papan nama: Rp 500.000/orang
  • Sewa perahu: Rp 250.000/6 orang/perahu
  • Sewa perahu: Rp 350.000/8 orang/perahu
  • Sewa kano : Rp 100.000/45 menit

hutan-mangrove-jakarta

hutan-mangrove-pik

Pengunjung dapat menginap di Taman Wisata Alam Mangrove dengan tarif sebagai berikut :

  • Rumah tenda di atas tanah: Rp 300.000/malam, kamar mandi luar, max 2 orang
  • Rumah tenda di atas air tanpa AC: Rp 450.000/malam, kamar mandi luar, max 2 orang
  • Rumah tenda di atas air dengan AC: Rp 600.000/malam, kamar mandi luar, max 2 orang
  • Villa bervariasi, mulai dari Rp 1.300.000 hingga Rp 6.000.000 per malam

IMHO, agak serem deh kalo nginep sini apalagi malem-malem kan sepi, kamar mandi di luar pula. Kalo nginep rame-rame acara outing kantor gitu sih gakpapa. Tapi kalo cuma berdua atau berempat kayaknya mikir-mikir deh πŸ˜€

hutan-mangrove-pik

Untuk menuju ke Taman Wisata Alam menggunakan kendaraan umum ada 2 cara yaitu :

  • Nyaman tapi lama, yaitu dengan naik bus transjakarta sampai halte Monas atau Kota terus ganti naik BKTB (Bus Kota Terintegrasi Busway) yang arah PIK, turun di Yayasan Budha Tzu Chi dan ikuti papan petunjuk menuju Taman Wisata Alam.
  • Gak nyaman dan ternyata tetep lama juga, yaitu dengan naik bus transjakarta yang arah Pluit (koridor 12) turun di halte penjaringan (1 halte sebelum halte Pluit), sambung naik angkot B01 jurusan Muara Karang, turun di Pizza Hut Muara Karang, sambung lagi naik angkot U11 jurusan PIK, turun di Yayasan Budha Tzu Chi dan ikuti papan petunjuk menuju Taman Wisata Alam
bktb-pluit

gambar minjem dari sini

Nungguin bus BKTB ini emang lama banget, bisa 30 menit sampe 1 jam, bawalah permainan seperti monopoli, scrabble atau halma biar gak bosen nunggu πŸ˜€ Tapi percayalah, naik BKTB adalah cara paling nyaman menuju Taman Wisata Alam daripada harus panas-panas naik angkot, pindah-pindah angkot dan ternyata lama juga nyampe PIK-nya.

Kemaren karena gak sabar nungguin BKTB saya akhirnya pake cara yang ke 2. Dan begitu saya turun di depan Yayasan Budha Tzu Chi, itu BKTB melintas dengan manis di hadapan saya yang udah banjir keringat karena kepanasan di angkot, onchyooom! πŸ˜₯

tzu-chi

Yayasan Tzu chi, kalo udah nemu bangunan ini brarti udah deket (gambar minjem dari sini)

mangrove-pik

Cuma ada satu kantin yang menjual makanan dan minuman di Taman Wisata Alam Angke – Kapuk, itupun harganya mahal dan adanya cuma makanan – minuman instan aja. Jadi mendingan bawa bekal yang bisa disempilin di tas (karena ada larangan bawa makanan dan minuman, yakali situ tiba-tiba dateng bawa rantang πŸ˜€ ), atau sebelum kesini mampir dulu di tempat makan lucu – lucu di Ruko Cordoba PIK deket situ, ada Rati-rati, warung rawit, fat bubble, ramen ikkudo ichi, dan masih banyak lagi.

hutan-mangrove-jakarta

ini bukan mbak2 yang jaga kantin

Ada charge tambahan bagi yang membawa camera digital (selain camera HP) dan charge-nya gak tanggung-tanggung shay, 1 juta rupiah aja gitu?! Hamsyong kan mamen! πŸ˜₯ Kalo udah terlanjur bawa kamera dimaksud dan gak mau bayar charge-nya, kamera harus dititipkan di tempat penitipan. Ini memang agak aneh sih peraturannya, kalo memang tujuannya untuk komersil seperti foto prewed gitu sih gakpapa ya dicharge semahal itu. Tapi ya sutralah ya kalo memang peraturannya begitu, sekarang kan banyak juga smartphone yang kualitas kameranya udah setara kamera digital. Selamat berfoto-foto sampai sampai kenyang deh πŸ˜€

hutan-mangrove-jakarta

Taman Wisata Alam Angke Kapuk

  • Telp: 08158030933 β€” 0811804579 β€” 021-29033066 β€” 021-290333055
  • Jam buka: 08.00 hingga 18.00
Advertisements

148 thoughts on “Beberapa Fakta Tentang Taman Wisata Alam Angke Kapuk

  1. ghaitna

    Terakhir ke taman wisata alam mangrove di Pantai Indah Kapuk ( PIK ) sekitar seminggu yang lalu pemandangan dan nuansa hijaunya pohon mangrove gak pernah berubah dari pertama kalinya saya ke sana. Pokoknya the best deh buat Taman Wisata Alam Mangrove ini, sekedar info jika kamu mau ke TWA lebih enak membawa pasangan karena lokasinya cocok banget buat pacaran hehehehe πŸ˜€

    Like

    Reply
  2. Tressy Bramer

    Kak, mau tanya dong.. kalo kita titipin kamera di penitipan kira2 aman gak yaa? Soalnya rencana mau bawa kamera tp buat foto di tempat lain. Makasih kak.. Need ur info ASAP.
    Thank u πŸ™‚

    Like

    Reply
  3. Andy

    FYI..untuk yg domisli Bekasi, akses yg paling nyaman & cepat menurut saya adalah naik KRL turun di stasiun Jakarta Kota. Trus naik tranjakarta jurusan pluit (pemberhentian terakhir di depan pasar PIK). Disini memang ada larangan kamera digital, karena ini adalah salah satu spot prewed yg sangat populer di kalangan fotografer. Jadi harap maklum. Terakhir ke sana, lagi ditutup karena developernya tersandung kasus pulau reklamasi. Developer PIK adalah salah satu yg kena kasus tbs. Pulau G yg berkasus persis ada di seberang hutan mangrove, makanya akses ditutup.

    Like

    Reply
  4. Pingback: Taman Wisata Alam Angke Kapuk | Indonesian Forest

Di-read doank itu gak enak, kasih comment donks :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s