Santai di Pantai Mawun

Pagi ini jalanan Jakarta udah menunjukkan jati dirinya yang sebenarnya macet dimana-mana cyin. Yang kemarin masih mudik udah pada balik, anak sekolah juga udah mulai masuk. Padahal sebagai orang yang tinggal di pinggiran Jakarta, saya udah berjuang berangkat ke kantor dari jam 5 pagi lho. Eh masih kena macet aja. HELL-o monday!

Di kantor juga udah mulai hectic. Setelah dari awal tahun saya dipindah ke satu divisi yang bikin saya masih adaptasi sampe sekarang dan jarang ngeblog, ternyata hari ini saya dimutasi lagi ke divisi yg lain karena ada perubahan organisasi yang bikin mutasi besar-besaran di divisi kami.

Capek? Iyalah, di divisi yang kemaren aja saya masih terus belajar dan adpatasi, eh belum ada satu tahun, belum jago ngapa-ngapain ternyata harus dipindah lagi, belajar lagi, dan adaptasi lagi karena job desc-nya beda jauh sama yang kemaren. Tapi yaudahlah ya, yang namanya anak buah emang cuma bisa pasrah dan siap ditempatkan di mana aja *goleran di aspal*.

C360_2014-08-01-10-11-35-030-1

Kalo lagi pusing gini jadi ngayal leyeh-leyeh di pantai yang sepi, tenang, sambil baca buku, atau main ukulele. Iya saya emang belom move on dari liburan lebaran kemarin. Apalagi dari pantai favorit saya yang berada di pesisir selatan lombok, pantai mawun.

PicsArt_1407724590314

20140801_110158

Pantainya gak banyak dikunjungi turis domestik yang doyan berisik, jadi tenang dan damai πŸ˜€ Cocok buat gelar yoga mat trus yoga disitu *yaiyalah masa piknik* atau sekedar berkontemplasi diri. Pemandangannya bagus, karena diapit dua bukit di sebelah barat dan timur. Garis pantainya pun unik karena berbentuk seperti tapal kuda. Sungguh nyaman banget berlama-lama disana, apalagi kalo di sebelahnya ada dedek-dedek lucu yang lagi berjemur kayak gini *disambit mas bebeb*.

PicsArt_1407426803064

Pantai mawun berjarak kurang lebih 60 km dari kota Mataram. Berada di wilayah kabupaten Lombok Tengah, pantai ini bisa ditempuh dengan 1 jam perjalanan dari Bandara Internasional Lombok (BIL) atau 90 menit dari kota Mataram. Jadi kalo kamu mendarat pagi atau siang di BIL, rencanakanlah singgah ke pantai ini karena sudah cukup dekat. Jika kamu masih punya banyak waktu, sebelum kesini mampir dulu ke desa sade yang merupakan desa masyarakat adat sasak karena kita pasti ngelewatin desa ini kalo mau menuju ke pantai mawun.

20140801_100420

Kalo waktunya masih panjang banget nih, gak ada salahnya juga mampir dulu sebentar ke pantai tanjung aan dan kuta lombok yang letaknya masih sejajar dengan garis pantai mawun. Tapi sayangnya di dua pantai ini banyak penjual yang suka maksa beli barang dagangannya, bikin gak nyaman kalo lama-lama disana. Padahal pemandangannya juga gak kalah indah, apalagi pasirnya unik teksturnya kasar dan besar-besar kayak merica atau ketumbar. Iya saya belom bisa bedain merica sama ketumbar *nelen panci* πŸ˜€

C360_2014-08-01-10-32-28-887

Pantai Kuta Lombok

???????????????????????????????

pantai Tanjung Aan

Tapi meskipunΒ  pemandangannya indah, pembangunan fasilitas pendukung memang masih kurang. Ada sih toilet dan mushola, tapi ya seadanya gitu, jadi harap dimaklumi aja. Karena saat ini untuk masuk ke pantai-pantai ini kita hanya dikenakan biaya parkir mobil atau motor sebesar 5000 atau 10.000 per mobil atau motor tergantung mood orang yang narikin. Alhamdulillah untuk akses jalan udah ada peningkatan, dulu waktu saya ke Lombok tahun 2010 akses menuju pantai mawun jalannya masih rusak banget, dan kadang gak bisa dilewati. Sekarang udah beraspal semua dan kalo beruntung kita bisa ketemu gerombolan kerbau yang lagi merumput di sisi jalan, pemandangannya juga keren.

C360_2014-08-01-12-31-12-046

Semoga ke depannya pariwisata di Lombok semakin maju…aamiin.

Advertisements

42 thoughts on “Santai di Pantai Mawun

    1. rintadita Post author

      iya emang belom mainstream sih pantai ini mba *halah* tapi lebih enak gitu deh, jadi tenang dan gak berisik. Berarti dirimu harus ke Lombok lagi tuh hehehe πŸ˜€

      Like

      Reply
    1. rintadita Post author

      maaf lahir batin juga syaaaa πŸ˜€
      hahaha iyaaa nihh saltum, panaaas bangeeet tapi gakpapa deh itung2 sauna gratis ya siapa tau turun beberapa gram gitu

      Like

      Reply
  1. Danny Williams Wongso

    congratz lagiiiii kerjaan baru lagiiii :p..

    bagus ya lombok apalagi private trip, malesin ya kl kawasan wisata penduduknya ud terlalu komersil yg sifatnya maksa or jd ga ramah kaya bali gt (dibeberapa tmpt) misalnya..

    Like

    Reply
    1. rintadita Post author

      dilema juga sih ya

      kadang di tempat yang belum komersil penduduk sekitarnya belom siap kedatangan org asing jadinya gak ramah gitu. sementara tempat yang udah komersil malah jadi songong dan turis domestik dijadiin warga kelas 2 karena lebih suka didatengin bule huft…

      Like

      Reply
    1. rintadita Post author

      iya mas, gak pengen pulang rasanya kalo udah goler2 disini sama kayak di green bowl juga. Duh jadi inget masih punya utang nulis tentang green bowl hasil referensi dari catperku.info πŸ˜€

      Like

      Reply

Di-read doank itu gak enak, kasih comment donks :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s