Tempat – Tempat Menarik di Basel

PicsArt_1379997260788

Menurut mas-mas resepsionis India, main attraction di kota Basel tidak terlalu banyak dan semua bisa dicapai dengan menaiki tram no. 6. Maka disinilah kami, di atas tram no. 6 dan sedang memandang keluar jendela dimana tram sedang membelah sungai rheine yang indah.

Kami turun di pemberhentian tram “Schifflande” kemudian berjalan melewati gang kecil dengan bangunan-bangunan yang unik di kanan kiri. Lalu kami berhenti di depan sebuah bangunan berpintu coklat dan aksen emas dengan tulisan “Museum” diatasnya.

Naturhistorisches Museum

Museum ini berisi sejarah mengenai alam, mulai dari jaman dinosaurus, fase pembentukan bumi, sampai koleksi perkembangan hewan-hewan purbakala. Buka setiap Selasa – Minggu jam 10 sampai 17 dengan tiket masuk seharga 7 CHF.

PicsArt_1379988319828

Dari Naturhistorisches Museum kami berjalan lurus menuju sebuah lapangan kecil dimana terdapat sebuah katedral gothic yang megah dan bangunan Eropa klasik yang merupakan sebuah museum.

Museum der Kulturen

Merupakan museum etnik terbesar di Swiss, dengan berbagai koleksi benda-benda dari Eropa maupun luar Eropa. Bahkan ada barang-barang etnik dari Bali dipamerkan disini lho! Buka hari Selasa – Minggu jam 10 – 17, dengan tiket masuk seharga 16 CHF. Tepat di sebelahnya terdapat Museum Bistro yaitu sebuah restoran yang menyediakan hidangan khas Swiss.

PicsArt_1379991253059

Basel Munster Cathedral

Katedral ini dibangun pada tahun 1019 – 1500 dengan interior dan eksterior yang gothic dan romantic. Pengunjung dapat naik ke menara dengan membayar 4 CHF untuk melihat pemandangan kota Basel dari ketinggian. Tapi tanpa perlu naik ke menara pun, pemandangan kota dan sungai Rheine dari teras belakang katedral udah cukup indah dan merupakan salah satu spot foto wajib disini.

PicsArt_1379996006918

PicsArt_1368121811305

PicsArt_1380003426691

Setelah puas berfoto di teras belakang katedral, kami bermaksud kembali ke tempat pemberhentian tram. Ternyata salah satu sudut jalan, kami menemukan sebuah bangunan unik dengan air mancur dan patung di depannya.

Staatsarchive Basel

Merupakan gedung arsip nasional Basel. Kami tentu saja gak masuk ke dalam, lha mau ngapain emang? cuma bangunannya lucu aja sih buat foto-fotoan πŸ˜€

PicsArt_1379992410511

Dari Schifflande, kami naik tram lagi ke Marktplatz. Sebenernya bisa jalan kaki sih, secara cuma 1 pemberhentian tram aja. Tapi berhubung punya mobility ticket, ya harus dipuas-puasin donk naek tram-nya :mrgreen: Markplatz ini sejenis lapangan yang digunakan sebagai pasar tradisional Basel, ada yang jual segala jenis roti, segala jenis keju, dan jajanan-jajanan. Disini kami melihat sebuah bangunan berwarna oranye yang sangat eye catching.

Rathaus (Red house)

Benernya ini warnanya lebih ke oranye kan ya? bukan merah. Tapi entah kenapa kok dinamakan red house *ya suka-suka mereka lah dit* *ditimpukin keju swiss*. Rathaus adalah gedung pertemuan (town house) parlemen dan pemerintah daerah di Basel. Bangunan ini kabarnya sudah berusia kurang lebih 500 tahun, tapi masih sangat megah dan terawat baik interior maupun eksteriornya.

PicsArt_1379992302139

Setelah puas berfoto-foto di Rathaus, kami melanjutkan naik tram lagi dan turun di pemberhentian tram “Theater” karena melihat sebuah bangunan megah yang menarik.

Historiches Museum

Museum ini bertempat disebuah gedung gereja tua *aehh macem lagu lawas yak* πŸ˜€ buka dari Selasa sampai Minggu jam 10 – jam 17 dengan tarif masuk 7 CHF. Kalo kita dateng jam 4 sore (menjelang tutup), kita bisa masuk secara gratis. Berhubung tempatnya luas banget, memang kurang sih rasanya kalo cuma diberiΒ  waktu 1 jam untuk berkeliling museum ini. Tapi tetep lumayan banget sih ya, belajar mengenai sejarah kota Basel secara gratis πŸ˜€

PicsArt_1379988056459

Dari bangunan gereja tua yang satu, kami berjalan kaki menuju bangunan gereja tua yang lain yang tak kalah megah.

Offene Kirche Elisabethen

Dibangun pada tahun 1857 – 1865 sebagai gereja protestan pertama di Basel. Memiliki menara yang lebih tinggi dibanding menara Basel Munster Cathedral. Gereja ini terbuka untuk umum, bahkan kadang disewakan untuk pameran atau pesta.

PicsArt_1379995656673

Setelah agak bosen liat-liat bangunan tua dan museum, kami beristirahat sambil duduk-duduk di tepi kolam dengan air mancur yang unik.

Tinguely Brunnen

Air mancur ini unik karena terbuat dari barang-barang bekas seperti telepon kuno, rangka sepeda dan lain-lain. Meskipun cuma duduk-duduk sambil ngeliatin air mancur tapi entah kenapa rasanya santai dan tenang banget πŸ˜€ apakah air mancur ini mengandung ekstasi :mrgreen: Air mancur ini merupakan karya dari Jean Tinguely, seorang seniman patung ternama di Basel.

PicsArt_1379990707351

Setelah hampir ketiduran di pinggir kolam, kami melanjutkan jalan kaki menuju museum yang udah saya tunggu-tunggu. Kalian juga pasti bakalan suka deh.

Spielzeug Welten Museum (Puppenhaus Museum)

Museum yang berada di sebuah bangunan 4 lantai ini penuh berisi boneka, dan mainan, aaaak! Terdapat lebih dari 6000 koleksi boneka dan mainan dipamerkan disini. Jangankan anak-anak, sayaΒ yang masih abg aja seneng banget ngeliatnya. Museum ini buka setiap hari (Senin – Minggu) jam 10 – 18 dengan tiket masuk seharga 7 CHF. Penggila boneka dan mainan wajib banget mampir kesini. Selain museum, disini juga tersedia toko mainan dan cafetaria.

PicsArt_1379994954810

PicsArt_1379995003499

Sebenernya masih banyak lagi museum yang ada di Basel. Tapi karena hari itu sudah sore dan kami sudah capek jadinya kami langsung kembali ke hotel untuk istirahat. Semua informasi tentang museum dan tempat-tempat menarik di basel bisa dilihat di website ini. Jadi kalo kamu seorang pecinta museum dan kota tua, masukkan Basel dalam wishlist kamu ya πŸ˜€

Advertisements

47 thoughts on “Tempat – Tempat Menarik di Basel

  1. tinsyam

    barangbarang etnik dari bali itu ga difoto di museumnya? ga boleh motret di museum ya?
    dan itu red house emang merah kog dimari, merah bata..

    btw, ku jarang ke museum kalu jalanjalan ke eropa, malah ke gereja.. banyak cerita sejarah kalu ke gereja loh dan boleh fotofiti.. di museum kebanyak ga boleh fotofiti kan?

    Like

    Reply
      1. tinsyam

        aturan museum gitu, apalagi kalu lukisan, katanya efek blizt di tustel itu bikin rusak cat.. pernah ku digebah sama satpam di museum loh.. yamogimanalagi..

        btw, jadi ga akhir minggu ini ke gunung padang?

        Like

      2. rintadita Post author

        oooh bisa bikin rusak ya πŸ˜€

        eh iya mba, sepertinya di-hold dulu dehh soalnya akhir minggu ini lagi ada acaranya komunitas Indonesia Kuat disana, bakalan rame banget dan gak asik kayaknya

        Like

  2. Fascha

    Foto2nya keren Ntaaaa! Oia ini kamu kapan sih ke Baselnya *kepo*?
    Itu dinamakan redhouse, mgk dulunya emang merah, makin kesini makin fade alias bulak gitu kali yah …hahahaha

    Like

    Reply
    1. rintadita Post author

      Waktu Eurotrip yg dulu itu lho mbak, nulisnya nyicil2 sihh jd kesannya kyk sering kesana gitu ya *maunya sih*

      Hahaha iya bisa jadiii…bulak kena sinar matahari πŸ˜€

      Like

      Reply
  3. bebe'

    Kotanya cantik bangeeeet.. Suka deh.
    Hahaha.. Sama kyk di sini yaa.. Gedung balai kota gitu juga sebutannya rΓ₯dhuset/red house. Mungkin org eropa seneng merah2 kali.. πŸ˜›

    Like

    Reply
  4. Fahmi

    itu foto – fotonya di eropa yaa? keren – keren euy! >,< meski eropa enggak ada di top bucket list, pengen juga overland di eropa kalo ada kesempatan πŸ˜„

    Like

    Reply

Di-read doank itu gak enak, kasih comment donks :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s