#LagiKangen Piknik di Alun-Alun

lagikangen

Entah kenapa bagi saya tahun ini rasanya berlalu sangat cepat, tau-tau kita udah sampai di penghujung bulan Desember aja. Tidak sampai satu bulan lagi tahun akan berganti menjadi 2017, sementara kehidupan masih begini-begini aja 😛 Bulan Desember itu selalu bikin mellow, bukan hanya karena sadar bahwa resolusi yang dibuat di awal tahun gak ada yang tercapai, tapi juga karena bulan Desember 4 tahun lalu saya ditinggalkan seseorang yang sangat berarti dalam hidup saya, Papa.

ayah-anak

pic from shutterstock

Sebagai anak sulung perempuan, saya cukup dekat dengan papa. Meskpun sering manja, tapi papa selalu menuntut saya untuk jadi orang yang mandiri, berani, dan jadi contoh yang baik buat adik. Biasanya setelah melakukan hal-hal yang diinstruksikan Papa, saya pasti meminta reward, namanya juga anak kecil ya. Rewardnya bukan berupa mainan, karena saya gak terlalu betah main lama-lama di rumah, saya lebih suka minta diajak Papa jalan-jalan sambil piknik ke alun-alun kota Malang, bukan ke pinggir jalan besar sambil bawa tulisan “OM TELOLET OM” kayak anak sekarang.

alun-alun-malang

pic from halomalang.com

Alun-alun Malang pada masa itu berupa taman yang Indah yang dikelilingi oleh bangunan yaitu masjid Jami, gereja Katholik, pusat perbelanjaan, dan kantor pemerintah daerah. Alun-alun ini merupakan pusat rekreasi murah meriah warga Malang, karena tempatnya yang luas dan lokasinya yang strategis di jalur utama kota Malang, ditambah udara kota Malang pada saat itu yang masih sejuk. Terdapat sebuah air mancur di tengah alun-alun yang menjadi spot favorit saya untuk merenung *halah*.

air-mancur-alun-alun

pic from halomalang.com

Kayaknya definisi kebahagian waktu kita kecil itu lebih sederhana ya. Diajakin piknik ke alun-alun, cuma duduk-duduk ngeliatin air mancur sambil makan tahu petis aja udah seneng luar biasa. Beda sama sekarang yang kalo pergi ke suatu tempat harus foto-foto narsis di tiap sudut pake kamera mahal, trus diupload di Instagram dan berharap dapet jutaan likes, abis itu pulang tanpa menikmati suasananya. Kapan terakhir kalinya kita bener-bener menikmati pergi ke suatu destinasi meskipun hanya sekedar alun-alun?

tahu-petis

pic from tahupetis.com

Makanya di tengah-tengah deadline kerjaan akhir tahun yang menggila ini saya mendadak #LagiKangen banget piknik ke alun-alun, duduk-duduk, makan tahu petis, merenung dan mengingat kenangan-kenangan manis bareng Papa. Tapi apa daya, karena cuti udah abis dan kerjaan yang gak bisa ditinggal, saya cuma bisa ngeliatin foto sambil ngelus dada. Mudah-mudahan bulan depan bisa cuti dan bisa memenuhi keinginan saya yang #LagiKangen piknik ke alun-alun bareng keluarga. Pengennya sih gak cuma piknik di alun-alun kota Malang aja, tapi juga di alun-alun Tugu yang lokasinya depan SMA saya sekalian nostalgia masa SMA, juga piknik di alun-alun Batu yang sekarang ada bianglala-nya segala. Terakhir saya ke alun-alun Batu kayaknya udah lama banget dan waktu itu belum sebagus sekarang. Tapi yang jelas sih setelah piknik di alun-alun manapun gak boleh lupa untuk buang sampah di tempatnya ya!

alun-tugu-kota-malang

Alun-alun Tugu pic from suryamalang.tribunnews.com

alun-alun-batu

Alun-Alun Batu pic from anekatempatwisata.com

Oh iya kemarin saya baru baca informasi bahwa Channel News Asia (CNA) saat ini sedang bekerja sama dengan aplikasi PicMix untuk bisa mewujudkan rasa kangen kita menjadi NYATA melalui program yang berjudul CNA Brings You Home #LagiKangen. Caranya mudah banget kok :

  • install aplikasi PIcmix di smartphone, melalui Android maupun IOS
  • Buka Website Channel News Asia
  • Tulis cerita singkat tentang apa yang menjadi rasa kangen kalian, tapi jangan kangen yang absurd seperti kangen mantan, kangen jalan-jalan ke Antartika, atau Kangen pacar orang.

Channel News Asia dan PicMix akan memilih cerita #LagiKangen dari kalian yang paling menarik untuk dapat diwujudkan dan kemudian dibuat Short Movie yang nantinya akan ditayangkan di Channel News Asia (CNA). Seru banget kan ya, selain bisa mewujudkan kekangenan, juga bisa narsis-narsisan nongol di TV internesyenel. So tunggu apa lagi? buruan bikin cerita #LagiKangen versi kamu.

piknik-keukenhoff

pengennya sih piknik ke sini, tapi kejauhan 😛

Jadi kamu #LagiKangen apa? tulis donk apa yang kamu #LagiKangen di kolom comment 🙂

Advertisements

77 thoughts on “#LagiKangen Piknik di Alun-Alun

  1. santi

    #LagiKangen sama jaman2 prihatin kost di solo. tiap hari makan nasi kucing, tidur kepanasan trus banyak lagi deh… emang pak mantan doang yang bisa prihatin? akyu juga dong cist! *kompetitip 😀 😀

    Like

    Reply
  2. Dila

    Diiiiitt, al Fatihah buat Papa ya.. semoga lelaki2 kita (buat Bapakku juga) bahagia selaluuuu dan kenyang doa2 dari anak2nya, aamiin.

    Aku #lagikangen bebek kaleyo sumpah.. #lagikangen sehat juga hahahhaa… 😂

    Like

    Reply
  3. Gara

    Lha itu sudah piknik ke taman tulip Mbak, eh tapi itu artinya kepengin piknik lagi ya ke sana? Haha. Eh di alun-alun Malang ada tahu petis? Penasaran deh, saya kira tahu petis cuma ada di Simpang Lima Semarang doang haha #anaknyakuranggaul. Boleh deh dicoba, kebetulan dalam waktu dekat mau ke Malang, sowan tahunan ke candi-candi yang ada di sana. Mudah-mudahan bisa diselipin agenda makan tahu petis di alun-alun. Sekaligus menjawab pertanyaan kenapa di Malang taman pusat kotanya ada dua: Tugu dan Alun-Alun.

    Like

    Reply
  4. Fahmi Anhar

    aku #lagikangen jaman SMA, jadi petugas upacara, jajan soto + gorengan anget di kantin pas jam pelajaran matematika (edisi ngabur), lalu kangen meeting event sama teman2 ekskul, surat2an pakai kertas & tali dengan kakak kelas di lantai atas lewat jendela, kangen naik angkot, kangen semua pokoknya.

    Like

    Reply
  5. Adiitoo

    Terakhir jalan-jalan yang benar-benar menikmati suasana itu pas ke Banda Neira bulan lalu. Sinyal tak ada, komunikasi jadi sulit, tapi suasana di sana aduhai indah sekali. Jadi tak terlalu mempermasalahkan kalau tak dapat sinyal.

    Jadi, kamu ikutan lomba ini? Fine! Aku mundur

    Like

    Reply
    1. Dita Post author

      ihhh mau dooonk ke Banda Neira, aku belom pernah ke Indonesia Timur. Hahaha dirimu kan udah dapet modem kemaren kaaaak, aku ga dapet apa2 😀

      Like

      Reply
  6. Avant Garde

    aku pikir tahu petis itu cuma ada di semarang, di se-malang juga ada toh 🙂 btw, aku pernah tanya ke tukang tahu petis, katanya petis semarang belinya dari sidoarjo wkwkwk… eh, malah ngomongin tahu petis 🙂

    Like

    Reply
      1. noerazhka

        Muup, muup, Maribayanya ngikutin bocah-bocah yang pada pengin ke sana kemaren. Wkwkwk. Ke sana lagi aku ngga nolak sih. Walopun misal diajak ke Banyuwangi dulu, lebih ngga nolak .. Hahaha .. 😀

        Like

  7. Jubah

    mba, saya mau tanya bener enggak sih , hampir di seluruh daerah di Indonesia pasti terdapat alun-alun..
    soalnya setahu saya di Jawa Barat sendiri, alun-alun hampir ada di seluruh daerah bahkan Kabupaten sekalipun seperti contohnya Indramayu ?

    Like

    Reply

Di-read doank itu gak enak, kasih comment donks :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s