Ini Kisah Tiga Dara dan Tentang Maumere

ini-kisah-tiga-dara

photo by Barry Kusuma

Jumat lalu, saya bersama Sefin dan Winny diundang oleh Sisternet untuk menghadiri Press Screening dan Press Conference film Ini Kisah Tiga Dara. Asyik banget bisa nonton duluan sebelum filmnya beredar di bioskop. Film karya Nia Dinata ini terinspirasi dari Film legendaris berjudul Tiga Dara yang ditayangkan pada tahun 1956 dan saat ini direstorasi supaya bisa ditonton kembali di bioskop-bioskop tertentu. Ada yang sudah nonton?

blogger-sisternet

ini bukan tiga dara

Mengadopsi konsep film musikal dan mengangkat cerita tentang sisterhood seperti film Tiga Dara sebelumnya, film Ini juga dipenuhi nyanyian dan tarian ala film musikal. Tapi meskipun terinspirasi dari film Tiga Dara dan sama-sama bercerita mengenai hubungan persaudaraan dengan segala kompleksitas dan rivalitasnya, jalan cerita kedua film ini jauh berbeda karena disesuaikan dengan kondisi jaman. Kredibilitas Nia Dinata sebagai sutradara kawakan yang terkenal dengan fim Arisan, Berbagi Suami, dan lain-lain tentunya tidak diragukan lagi dalam film ini. Mulai dari pemilihan cast-nya yang tidak hanya jago acting tapi juga harus bisa nyanyi dan menari, sampai pemilihan lokasi syuting yang cantik banget yaitu di Maumere, Flores. Akhirnya terpilihlah Shanty, Tara Basro dan Tatyana Akman yang memerankan tiga saudara (tiga dara). Tatyana Akman adalah pendatang baru yang terpilih melalui seleksi Mencari Tiga Dara yang dibuka untuk umum.

pemain-ini-kisah-tiga-dara

Tapi bodo amatlah sama Shanty, atau Tara Basro yang ternyata suaranya kece, atau Tatyana yang cute dengan rambut keritingnya, saya cuma bisa fokus sama mz Reuben Elishama yang…. astagaaa itu perut apa papan penggilesan sih mz? adek jadi pengen nyuci :3

reuben-elishama

Oke kembali ke film

Film Ini Kisah Tiga Dara ini bercerita tentang tiga saudara Gendis (Shanty), Ella (Tara) dan Bebe (Tatyana) yang tinggal bersama ayahnya di Maumere untuk menjalankan bisnis hotel keluarga. Kemudian datanglah oma (Titiek Puspa) ke Maumere karena merasa khawatir melihat cucu-cucunya yang sibuk bekerja dan belum juga menikah. Padahal sebelumnya, ketiga cewe-cewe ini ngerasa normal dan baek-baek aja meskipun belum menikah. Tapi semenjak kedatangan oma, kayaknya isu menikah dan jodoh ini merupakan hal maha penting yang harus diutamakan. Well, social pressure itu memang kejam sist. Yang belom nikah direcokin melulu sama pertanyaan kapan nikah, yang udah nikah tapi belum dikaruniai anak ditanya terus kapan beranak, yang udah beranak pinak pun masih ditanya kapan nambah anak. Seolah hidup hanya sebatas kegiatan reproduksi aja. *mbaaak jangan curhat mbaaak*

landscape-maumere

landscape Maumere

Di samping ceritanya yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, yang bikin film ini menarik adalah lokasi syutingnya yang luar biasa cantik. Seperti yang kita ketahui, Maumere adalah sebuah kecamatan di kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Maumere ini unik karena merupakan kota terkecil di dunia yang pernah dikunjungi Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1989. Hotel yang dijadikan sebagai tempat lokasi syuting film ini juga merupakan salah satu hotel ternama di Maumere yaitu Capa Resort Hotel. Paduan pemandangan indah dan sinematografi yang apik menghasilkan gambar-gambar yang bikin kita berdecak kagum sepanjang film dan pengen buru-buru browsing tiket ke Maumere. TAHUN DEPAN KE MAUMERE YUK AH!

capa-hotel-maumere

mau banget dinyanyiin mz Reuben di sini

Dan berhubung ini adalah film musikal, pastinya dipenuhi berbagai macam lagu mulai dari yang ceria, enerjik sampai yang galau. Album kumpulan lagu-lagu yang ada di film ini sudah beredar lebih dahulu di iTunes, CD dan toko musik digital lainnya pada tanggal 11 Agustus 2016 dengan judul Music and Songs from the Film Ini Kisah Tiga Dara. Lagu yang paling bagus dari film ini menurut saya adalah lagunya Reuben Elishama yang berjudul When you find me in a love story, bikin meleleh yang dengerin. Duh maaf ya, kalo udah ketemu sama yang sixpack gini emang susah mau obyektif 😀

tarian-flores

tarian tradisional

Adegan-adegan yang menggambarkan seni dan budaya lokal juga banyak tersuguh dalam film ini. Ada adegan belanja ke pasar geliting, adegan menari tarian tradisional, dan adegan menenun tenun ikat khas Sikka yang cantik-cantik itu….duh kain tenun ikatnya sungguh minta dibawa pulang.

tenun-ikat-sikka

tenun ikat Sikka

gereja-sikka

gereja Sikka (pic by capamaumere)

Ada juga adegan jalan-jalan di gereja tua Sikka yang tersohor dan sampai saat ini masih menggunakan bahasa latin untuk misa di hari minggu. Salah satu adegan favorit saya adalah adegan kejar-kejaran di pelabuhan Maumere, itu pemandangannya bagus banget. Sebenernya masih banyak lagi adegan-adegan yang dilatarbelakangi tanah Maumere yang indah, tapi kalo ditulis semua ntar jadi spoiler donk. Jadi mendingan ditonton sendiri aja nanti.

pelabuhan-maumere

pelabuhan Maumere

Oiya mungkin ada yang bertanya-tanya gimana ceritanya kok saya bisa diundang Sisternet untuk nonton duluan dan nonton bareng para pemain juga kru filmnya? Tentunya bukan karena kemarin saya udah mandi 😀 tapi karena saya udah bergabung dengan Sisternet yang merupakan portal khusus Perempuan Indonesia. Di sini kita bisa berbagi cerita, berbagi inspirasi bahkan bekerjasama membuat project social maupun project bisnis. Jadi sisternet ini adalah tempat yang tepat bagi para perempuan untuk mengembangkan diri. Sisternet juga merupakan salah satu sponsor dari film Ini Kisah Tiga Dara.

foto-bareng-pemain

foto dengan para pemain film

giveaway-merchandise-iktd

Sambil menunggu filmnya tayang di bioskop mulai tanggal 1 September, saya mau bikin giveaway merchandise resmi film Ini Kisah Tiga Dara kepada 2 (dua) orang pembaca yang beruntung. Masing-masing pemenang akan mendapatkan merchandise berupa kaos, pouch, dan flash disk.

Caranya gampang kok:

  1. Follow twitter dan Instagram @malesmandicom
  2. Subscribe Youtube Channel malesmandidotcom disini >> https://www.youtube.com/channel/UCAxhuDmmAm6IH2La9q_l8DQ
  3. Share postingan ini di social media yg kamu punya (boleh twitter, FB, G+, dll)
  4. Komen di postingan ini tentang cara kamu menangani social pressure pertanyaan kapan nikah, kapan beranak, kapan nambah anak, dll jangan lupa kasih user id social media kamu
  5. Giveaway ditutup tanggal 30 Agustus 2016 jam 23.59
  6. Pemenang akan diumumkan di twitter pada tanggal 31 Agustus 2016
  7. Semoga beruntung!

Advertisements

65 thoughts on “Ini Kisah Tiga Dara dan Tentang Maumere

  1. denaldd

    Wahh kamu sekarang semacam artis ya Dit, lha itu foto di depan Shanti di sebelah Titik Puspa 😅 aku ga ikutan GA nya tapi mau jawab pertanyaanmu. Sejak awal kawin, kalau ada yg tanya tentang anak, aku akan jawab dengan tegas “bukan urusanmu, aku punya atau tidak punya anak ga ada hubungannya dengan hidupmu” siapapun yg nanya, termasuk saudara ataupun Ibuku sekalipun jawabanku seperti itu. Akire yo ga onok sing takon2 maneh haha!

    Like

    Reply
    1. Dita Post author

      hwahahaha arteeess x))
      iya sihh memang bener ituuu….kan emang bukan urusannya dia yaa, ngapain sih kepo amat nanya2 :/ tapi kalo ke sodara atau ibu aku gak berani mba T_T

      Like

      Reply
  2. joeyz14

    Pssst aku follow IGnya Rico Kyle. Maen dia ya dia di film ini? OMG manissss amat itu masnya. Rueben pun one of sexy man alive itu 😊😊😊

    Kamu menang banyak Ditttt!! Menang banyakkkk!! 😂😂😂

    Like

    Reply
    1. Dita Post author

      huahaahaha ternyata mba Jo ngefans dek Richo Kyle😀
      iya dia juga manis siiihh….tapi terlalu dedek-dedek mba, aku butuh yang matang *MANGGA KALIIIIK* x)))))

      Like

      Reply
  3. Ira

    pengen nonton film ini!!!
    Aku sih kalo ditanya kapan nikah, dijawab “coba ikut berkontribusi dengan kenalin ke temen atau koleganya mungkin?” yang langsung dijawab dengan diam :p . Yang dulu pernah ngejanjiin bakal ngenalin, tinggal ditagih aja janjinya 😆

    Like

    Reply
      1. Ira

        hahaha iya, komen tapi ga ngebantuin. Yah kalo buat aku bantuin nyariin atau ngasi dana buat bikin pesta gitukan ya? :p . tetap semnagat deh menghalau pertanyaan-pertanyaan usil kayak gitu

        Like

  4. santi

    aku dong nonton yang tiga dara versi lamaaanyaa… nontonnya bareng sahabat museum, nontonnya di kota tua dong cistel. kurang tua apa coba ayeee 😀
    soal yang reproduksi2an, pernah geli2, gemetz liat instagram cistell… ceritanya ada mbak2 lagi lahiran. posting dong ya poto doi lagi di rs sama baby nya. eh ada yang komen, kapan nambah lagi? lha buseeet itu yang abis lahiran masih kesakitan segala macem. wis jaaaan, padakke pitik po yo cistel kon manak teruusss 😀

    Like

    Reply
    1. Dita Post author

      aku malah belom nonton cisteeelll…di planet Bekasi cepet banget turun layarnya, kayaknya kalah sama pilem2 holiwud gitu 😦

      hahaha klo pitik gak manak kak, tapi ngendog x))))

      Like

      Reply
  5. Ningsih

    Ditt, aku mau yaaa hadiahnya …wihihihi..siapin aja ,bungkus dan kasih alamat kantor biar ga nyasar.

    Kalo ada yg tanya kapan punya pacar, kapan nikah, kapan punya anak gampaaanngg…jawab aja “Hari Sabtu Insya Allah, jangan lupa ya elu dateng bawa angpau, jangan cuman nanya kapan kapan tapi gak pernah bawain kado ..” ..

    Sabtunya kapan ? .. “bulan ama tahun menyusul !”

    Siipp para jomblo, ada jawaban buat pertanyaan ngeselin. Nggak usah jawab pake gas, nyantai aja , bos.

    Like

    Reply
  6. Dyah Sujiati

    Mbakk aku pengen ikut dan dapet kaosnyaaaaa, tapi nggak ngerti yg nomer 2 itu gimana? *parah kudetnya*

    Aku jawab nomer 4 di sini aja ya kalo gitu.. 😀
    Syukur-syukur dapet kaos. Ahaha.

    Jadi, pertanyaan kapan nikah itu justru paling tragis adalah kalo yg tanya diri sendiri. 😂
    Terus yg bisa bikin agak mendingan tu pada suatu hari lihat meme yang tulisannya kurang lebih begini: ga usah pusing mikirin kapan jodohmu dateng, biar dia aja yg pusing mikirin kamu!

    Awalnya sebel banget tu baca meme. Jangan-jangan emang jodohku juga berprinsip seperti itu?! 😱

    Eh lama-lama tak balik: kenapa aku gak berprinsip begitu juga?
    Ahaha! Dengan berprinsip macam itu ternyata jauh lebih baik. 😁

    *semoga konsisten sih ga kambuh lagi galau-nya. Wkwkwkwk*

    Like

    Reply
    1. Dita Post author

      hihihi yg nomer 2 itu gampang kok, buka aja link-nya trus klik subscribe pakai account google kamu 😀

      semoga selalu konsisten untuk gak terseret galau yaaa…karena galau itu tiada guna, semangaaat!!

      Like

      Reply
    1. Dita Post author

      huahahaaha mba Variiiii!!
      sudahlaaa taukusah mere-mere, kita mendingan yalan-yalan aja sepuasnya mumpung belum repot punya buntut 😀

      Like

      Reply
  7. e-no si @nagacentil

    Kalo ditanya kapan nikah ini jawabannya:
    – Udah pernah
    – Besok siang, dateng ya?
    – Kalo yang nanya cowok-single-cakep: emang kamu udah siap?

    Udah gitu aja, pengen nanya balik kapan matik kan gak sopan karena beberapa orang lebih suka manual.
    Krik!

    Like

    Reply
  8. kresnoadi DH

    Selalu seru baca tulisan kakak ini. Hehehe. Aaaakk jadi ini toh yang kemarin rame-rame diomongin orang itu. Aku pikir tuh awalnya film restorasi-restorasi itu apaan gitu. Hoo maksudnya kayak direka ulang gitu ya. Setuju nih. Kayaknya seru. Apalagi ini film musikal. Dan ada mas Reubeun. (lho?)

    Like

    Reply
    1. Dita Post author

      jadi emang ada dua film nihh…yang pertama yg judulnya Tiga Dara, film lama tahun 1956 yang direstorasi (gak ngerti diapain deh, pokoknya biar bias ditonton lagi hahahaha) yang kedua film ini kisah tiga dara yang ada mas Rueuben-nya ini. Eh btw tolong ya, mas Reuben milikku x)))))

      Like

      Reply

Di-read doank itu gak enak, kasih comment donks :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s