Masak-masak dan Makan-makan di Food Culture AEON Mall BSD City

food-blogger-gathering-food-culture-AEON

Sebenernya sudah 2 kali saya berkunjung ke AEON Mall BSD City. Kunjungan pertama saya adalah saat Mall ini pertama kalinya dibuka di bulan Mei tahun lalu, dimana saya hanya bertahan 30 menit di dalamnya karena tidak tahan dengan antusiasme pengunjung yang cukup luar biasa yang membuat mall ini menjadi sangat penuh dan tidak nyaman. Kunjungan kedua adalah ketika bulan Ramadhan selepas berbuka puasa bersama di salah satu hotel ternama di kawasan BSD, dimana kondisi perut saat itu sedang kenyang sehingga saya tidak mampu lagi mencicipi makanan yang ada di sana. Barulah di kunjungan ke tiga kemarin saya kesampaian mencicipi cita rasa otentik negeri sakura karena diundang ke acara masak-masak dan makan-makan bertajuk food blogger gathering di Food Culture AEON MAll BSD City.

food culture AEON (pic by: http://www.myfunfoodiary.com)

Food Culture ini adalah sejenis food court yang memiliki 21 restoran dengan variasi makanan khas Jepang, Asian dan Western. Tapi kalo udah sampai sini sih memang harus mencoba makanan Jepangnya yang konon katanya cita rasanya bener-bener otentik, sama kayak yang di Jepang. Harganya juga cukup terjangkau mulai dari Rp 20.000 sampai dengan Rp 100.000. Duh saya rasanya udah gak sabar pengen nyobain semua makanannya, tapi harus bersabar dulu karena ternyata kita harus ikutan masak-masak terlebih dahulu 😛

food-blogger-gathering-AEON

bapak Nico Abiawan, Marketing AEON

Saya agak trauma sebenernya dengan acara masak-memasak, abis gimana?! terakhir ikut acara masak-masak bareng salah satu resto dan diliput majalah berakhir dengan restonya tutup dan majalahnya berhenti cetak. Sedih banget kan hati Hayati bang! 😦 Makanya begitu chef Rahmidi minta sukarelawan buat bantuin beliau masak, saya cukup tahu diri untuk gak banci tampil. Saya mendingan nonton dan foto-foto aja 😀

memotong-ikan-salmon

chef Rahmidi lagi motong ikan

Di sesi pertama, chef Rahmidi mempraktekkan cara memotong ikan salmon dan menyajikan sashimi salmon belly yang lezat. Seperti yang kita ketahui, salmon belly adalah bagian terlezat dari ikan salmon. Begitu disajikan, tidak sampai 1 menit sepiring sashimi ini langsung jadi rebutan, untungnya saya udah selesai motret.

sashimi-food-culture

sashimi salmon belly

Ternyata seluruh bagian tubuh ikan salmon ini bisa dijadikan bahan masakan. Mulai dari kepala, kulit, daging, sampai tulangnya bisa diolah menjadi makanan yang lezat. Jika ingin membuat sushi sendiri tapi gak punya ikan salmon, bisa menggunakan ikan kembung atau ikan kakap sebagai alternatif.

kepala-ikan-salmon

kepala ikan salmon yang jadi rebutan

Sesi berikutnya, blogger diajak untuk belajar menggulung sushi. Menggulung sushi ini ternyata susah-susah gampang lho, dibutuhkan ketetekunan dan kesabaran biar nasi-nasinya gak berhamburan dan berantakan. Ternyata setelah selesai digulung, bentukan sushi jadi mirip lemper 😀 Biar gak mirip lemper, mari kita potong-potong dulu.

persiapan-menggulung-sushi

kak Chika serius amat

sushi-food-culture

ini lemper?

california roll

cream-cheese-fried-sushi

unagi cream cheese roll

Setelah dipotong-potong dan disajikan, kembali terjadi huru-hara perebutan sushi. Untungnya sih sushinya udah sempet saya foto semua. Yah meskipun saya gak sempet nyicipin satu potong sushi-pun karena kalah berebut sama yang lain, tapi gakpapa karena pihak Food Culture sudah menyiapkan voucher sebesar Rp 100.000,- yang bisa digunakan untuk icip-icip makanan di Food Culture. Langsung deh saya bergerilya mencari makanan Jepang yang saya mau.

food-culture-AEON

akhirnya semua sushi ini milikku! MILIKKU! (pic by mba @travelerien)

tuna-avocado-food-culture

tuna avocado

sushi-sashimi-vegie

salmon veggie roll (pic by kak Chika)

menu-makanan-aeon-mall-bsd

yakiudon, miso soup dan kuromitsu ice cream

Memang benar makanan Jepang yang saya makan di Food Culture terasa berbeda dengan makanan Jepang yang pernah saya cicipi sebelumnya. Kalo kata kak Chika yang sudah pernah ke Jepang, makanan di sini memang rasanya cukup mendekati rasa makanan yang di Jepang sana. Mengenai kehalalan, memang Food Culture belum mempunyai sertifikat halal. Tapi pelanggan muslim bisa bertanya terlebih dahulu sebelum memesan makanan. Tenang saja, rata-rata restoran yang ada di Food Culture sudah ada label halalnya dan bertuliskan No Pork. Jika ragu-ragu, minta saja mereka untuk menunjukkan label halal-nya.

Makanan Jepang aja halal, kamu kapan? *disiram cuka*

Advertisements

81 thoughts on “Masak-masak dan Makan-makan di Food Culture AEON Mall BSD City

  1. Anis Hidayah

    Yeay,,, baru ketiga kalinya kesini, malah ikutan masak dan makan – makan,,,,
    asyik ya kak ya, walaupun nggak dapat sushi Nya sekalipun, tapi dapat Voucher makan,,,
    hmmm bisa ngerasain bermacam – macam menu makanan tuh kak,,, termasuk buat beli sushi 🙂

    Like

    Reply
  2. aqied

    Pas baca uda ada bayangan mau komen dan nanya apa. Begitu baca kalimat terakhir buyaaaar semuaaa. Yang mba dita lakukan itu jahaaaat.
    *nangis dipojokan
    *pdhl ngumpetin sushi
    *biar gak ada yg mintak

    Like

    Reply
  3. santi

    Pardon my village tongue.
    Yang lebih lemper daripada sushi. Yang lebih doyan bakmi jowo daripada ramen ato udon. Yang lebih milih nyemilin mendoan daripada tempura. Duh, sebagai bagian dari komunitas ngehek global, aku merasa gagal cisteeeel 😛 😛

    Like

    Reply
  4. emaknyashira

    gw sedih kemaren, karena gak bisa makan sushi yang mentah-mentah.
    terus pas motong-motong ikan gw juga males ikutan, soalnya hati ini begitu lemah terhadap hal-hal semacam itu.
    Selama chef nya motongin ikan aja terus terbayang dalam benak ini “berapa ya harga ikan itu sekilonya? salmon kan mahal”

    Like

    Reply
    1. Dita Post author

      hahaha sementara dijauhkan dulu sama yg mentah2 ya mbaaaa 😀
      enakan yang mateng dan mapan kok #ehgimanaaaa
      iyaaaa itu ikannya gede bangeeeet, ngeri bayangin harganya

      Like

      Reply
  5. fanny fristhika nila

    ini bakalan jd surga bgt buatku , secara aku doyaan banget bangetttt makanan jepang ^o^.. tapi sayangnya belum prn ke aeon, krn pak suami rada males nyupir ke daerah tangerang -__-. kalo sampe dia ga mau juga, mnding aku masukin ke itinerary utk traveling jepang Feb 2017, dtg lgs ke aeon di Chiba 😀

    Like

    Reply
  6. sboplaza

    Acara food culturenya menyenangkan mbak. Semoga saja lain waktu diagendakan kembali. Ulasannya sangat menarik. Senang sekali dapat berkunjung ke laman web yang satu ini. Ayo kita upgrade ilmu internet marketing, SEO dan berbagai macam optimasi sosial media pelejit omset. Langsung saja kunjungi laman web kami ya. Ada kelas online nya juga lho. Terimakasih ^_^

    Like

    Reply
  7. Dandy Siswandy

    kalau otentik banget pas baru makan kayanya lidah baru nebak nebak rasa makanannya kak untuk pertama kali memang agak aneh tapi kalau selanjutnya sudah lumayan enak. *biasanya gitu sih* #SokTahu

    Like

    Reply
  8. Halim Santoso

    Pernah melintas di Food Culture-nya AEON Mall aja, ternyata mereka jual lemper ya ehh maksudku sushi. Bolehlah next time dicobain, semoga pas ada acara dimasakin ama chef juga biar bisa banci foto hahaha.

    Like

    Reply
  9. Sekolah Bisnis Online

    iklan salmon belly nya sangat menggugah selera. Ulasannya sangat menarik. Senang sekali dapat berkunjung ke laman web yang satu ini. Ayo kita upgrade ilmu internet marketing, SEO dan berbagai macam optimasi sosial media pelejit omset. Langsung saja kunjungi laman web kami ya. Ada kelas online nya juga lho. Terimakasih ^_^

    Like

    Reply
  10. ndop

    23 april mendatang sebenarnya perdana aku diundang dalam rangka foodblogger gathering. Sayangnya kok pas ke surabaya buat ikutan Pocari Run.

    Btw, fotomu yg ini rada gak fokus ya kak. Sushinya ngeblur. Haha.

    Like

    Reply
    1. Dita Post author

      wuihh pocari run, aku wes pension melu2 acara lari….di sini mahaaal 😦

      iyaaa ini motonya buru-buru, ada yang gak sabar mau makan soalnya hahaha

      Like

      Reply
      1. ndop

        Huahahha.. Aku mungkin setelah pocari run trus leren disik. Kesel mlayu terus hahaha pingin nglemokne awak sih. Btw pocari run 170 ewu (setelah diskon) iyo larang.

        Like

Di-read doank itu gak enak, kasih comment donks :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s